6. KHURUJ FISABILILLAH>
Meluangkan waktu untuk agama meliputi amalan intiqoli (khuruj) dan
amalan maqomi maksudnya adalah untuk menghilangkan kesalahfahaman kita
tentang pemilikan harta dan jiwa kita, kita merasa bahwa harta dan jiwa
milik kita. Firman Allah : "sesungguhnya Allah telah membeli harta orang
beriman dengan syurga" yang dimaksud setelah kita syahadat maka
pemilikan harta dan jiwa telah ditukar Allah ta'ala dengan syurga.
Syahadat adalah suatu transaksi dan Allah SWT adalah maha kaya atas
segala mahkluknya. Allah tidak perlu jiwa dan harta kita tetapi harta
dan jiwa kita ini dikembalikan kepada kita sebagai amanat supaya dapat
dimanfaatkan sesuai dengan yang dikehendaki oleh yang memberi amanat.
Tentunya pemanfaatan jiwa dan harta kita harus sesuai dengan perintah
Allah yang ada dalam Al-qur’an dan Hadist serta kehidupan sahabat ra.
Cara para Sahabat r.ahum. memanfaatkan jiwa dan waktu mereka: Untuk
agama maliputi khuruj (intiqoli 'amal), maqomi 'amal, nusroh, ibadah,
memenuhi kebutuhan orang-orang fakir miskin, yatim piatu, membangun
masjid dan lain-lain. Bila ada sisa boleh digunakan untuk diri dan
keluarga kita tetapi pada saat ini pemanfaatan tersebut terbalik. Untuk
mendapatkan hakekat tersebut harus meluangkan waktu untuk belajar secara
praktek minimal untuk seumur hidup empat bulan, setelah itu kembali
kerumah usaha pengorbanan untuk meningkatkan pengorbanan sepersepuluh
hidup dan ditingkatkan sepertiga hidup dari waktu kita dan secara
bertahap ditingkatkan hingga seumur hidup.
Langganan:
Postingan (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar