1. LAAILAAHAILLAH MUHAMMADARROSULULLAH
ALLAH SWT meletakkan
kesuksesan dan
kebahagiaan manusia di
dunia dan akhirat hanya
pada agama yang
sempurna. Agama yang sempurna adalah Agama
yang dibawa oleh
Rasulullah SAW, tetapi
pada saat ini Umat tidak
ada kekuatan dan
kemampuan untuk mengamalkan agama
secara sempurna. Para
Sahabat r.ahum. telah
sukses dan jaya dalam
mengamalkan agama
secara sempurna karena mereka mempunyai sifat-
sifat dasar yang
terkandung dalam enam
sifat sahabat. Enam sifat
sahabat bukan agama
yang sempurna, karena Agama yang sempurna
terkandung dalam Al-
Qur’an dan Al Hadits, tetapi
apabila enam sifat para
sahabat ada dalam diri kita
maka Allah SWT akan memberikan kemudahan
kepada kita untuk
mengamalkan agama
secara sempurna. Keenam
pointdari enam sifat
Sahabat rahum tersebut adalah: 1.YAKIN ATAS
KALIMAT TOYIBAH "LA
ILAHA ILLALLAH
MUHAMMADUR
ROSULULLAH" Kalimat ini
adalah kalimat iman. Bila ada usaha atas iman, iman
kita akan naik, tetapi bila
tidak ada usaha atas iman
maka iman kita akan turun
bahkan rusak. Setiap
amalan akan di terima apabila didasari atas iman.
Iman adalah suatu
kekuatan yang dapat
mendorong seseorang
untuk mentaati seluruh
perintah Allah, ikut contoh Rasulullah SAW. Bila ada
cacat dalam amal mungkin
akan diampuni atau
mendapat safaat dari
seseorang. Tetapi bila ada
cacat dalam iman maka Allah SWT tidak akan
mengampuni. Ucapan
iman ada dibibir tetapi
hakikatnya ada dihati.
Seminimalnya iman adalah
iman yang dapat mendorong seseorang
untuk mentaati perintah
Allah SWT dengan cara
Rasulullah SAW. Sekecil-
kecilnya iman akan diberi
pahala surga yang luasnya sepuluh kali dunia seisinya.
Maksimal iman adalah
iman yang tidak terkesan
dengan suasana dan
keadaan. Cara
mendapatkan hakekat iman : Kita dakwah
pentingnya iman. Bila ada
pembicaraan tentang
iman, kita dengarkan
dengan tawajuh.
Mengubah pembicaraan dunia dengan pembicaraan
iman. Berdoa supaya
mendapat hakekat iman.
Bila seseorang telah
mengucapkan kalimat LA
ILAHA ILLALLAH MUHAMMADUROSULULLAH
maka ia harus
mengeluarkan seluruh
kebesaran (keyakinan)
terhadap mahluk dan
kebendaan. Dan memasuk satu- satunya keyakinan
terhadap Allah SWT dan
mengubah cara hidupnya
dengan cara Rasulullah
SAW secara keseluruhan.
Bila seseorang usaha atas iman secara terus menerus
(istiqomah) maka imannya
akan kuat dan mampu
untuk melaksanakan
seluruh perintah Allah SWT
dan sunah Rasulullah SAW dan pada saat itu agama
akan sempurna dalam
dirinya, apabila ia
meninggal dunia sebelum
mencapai target sempurna
imannya maka Allah SWT akan membangkitkannya
bersama orang-orang
yang sempurna imannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar